3 Ciri Lahan Pondasi yang Tidak Cocok untuk Membangun Rumah

Memilih lahan untuk membangun rumah tidak bisa asal-asalan. Lahan yang tampak bagus di permukaan belum tentu punya struktur tanah yang kuat untuk pondasi. Jika salah memilih, bisa berakibat fatal di kemudian hari. Berikut ini adalah tiga ciri lahan pondasi yang sebaiknya dihindari saat ingin membangun rumah.

1. Tanah Terlalu Lembek atau Berlumpur

Sebelum masuk ke jenis-jenis lahannya, penting banget untuk tahu alasan kenapa memilih lahan gak boleh asal.

Ciri-ciri tanah lembek

Tanah jenis ini biasanya terasa basah, mudah ambles saat diinjak, dan tidak padat saat digali. Banyak ditemukan di daerah rawa, bekas persawahan, atau dekat sungai.

Masalah yang bisa muncul

  • Pondasi mudah tenggelam atau miring
  • Struktur bangunan tidak stabil
  • Risiko retak pada dinding dan lantai

Jika kamu tetap ingin membangun di atas tanah jenis ini, diperlukan perkuatan pondasi seperti pondasi tiang pancang atau pondasi dalam, yang tentunya akan menambah biaya pembangunan.

2. Tanah Bekas Timbunan yang Belum Padat

Ciri-ciri tanah timbunan

Biasanya tanah ini berasal dari bekas galian atau sisa proyek lain yang kemudian ditimbun kembali. Sering ditemukan di kawasan pemukiman baru atau proyek perumahan besar.

Masalah yang bisa muncul

  • Pondasi tidak rata karena tanah belum stabil
  • Risiko penurunan tanah setelah beberapa tahun
  • Bangunan jadi miring atau retak

Sebelum membangun, tanah timbunan harus dipadatkan secara mekanis dan diuji kestabilannya agar aman untuk pondasi.

3. Tanah Berbatu atau Tidak Merata

Ciri-ciri tanah berbatu

Terdiri dari campuran tanah keras dan batu besar yang tidak merata di seluruh area. Sering ditemukan di dataran tinggi atau daerah perbukitan.

Masalah yang bisa muncul

  • Sulit saat proses penggalian pondasi
  • Pondasi bisa jadi tidak seimbang
  • Perlu alat berat dan teknik khusus

Tanah berbatu memang tampak kuat, tapi jika distribusi batunya tidak merata, bisa membuat pondasi jadi timpang dan membahayakan struktur rumah.

Kesimpulan

Memilih lahan yang cocok untuk pondasi rumah adalah langkah penting sebelum memulai pembangunan. Tanah lembek, bekas timbunan yang belum padat, dan tanah berbatu tidak merata adalah tiga jenis tanah yang sebaiknya dihindari atau perlu penanganan khusus jika ingin dibangun rumah di atasnya. Selalu lakukan survei tanah dan konsultasi dengan kontraktor atau ahli struktur agar bangunan yang kamu bangun kokoh, aman, dan tahan lama.

Wujudkan bangunan impian Anda bersama kontraktor yang tepat. KAWISTA hadir untuk membantu Anda dari perencanaan, pengawasan, hingga penyelesaian. Segera hubungi KAWISTA dan mulai perjalanan membangun tanpa khawatir.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
× Chat Now