Tips Agar Ruangan Tidak Lembab

Ruangan yang lembab bisa menjadi sumber berbagai masalah, mulai dari bau tak sedap hingga tumbuhnya jamur dan bakteri. Kelembaban yang tinggi juga membuat ruangan terasa pengap dan tidak nyaman. Agar hunian tetap sehat dan nyaman, berikut beberapa tips praktis untuk mengatasi ruangan yang lembab.

Kenapa Ruangan Bisa Lembab

Sirkulasi Udara yang Buruk

Kurangnya pertukaran udara segar bisa membuat kelembaban terjebak di dalam ruangan, terutama jika tidak ada jendela atau ventilasi yang memadai.

Aktivitas di Dalam Ruangan

Kegiatan seperti memasak, mandi air panas, atau menjemur pakaian di dalam ruangan dapat meningkatkan kadar uap air di udara.

Masalah Struktural Bangunan

Kebocoran atap, dinding yang retak, atau sistem drainase yang buruk dapat menyebabkan air merembes ke dalam rumah dan meningkatkan kelembaban.

Cara Efektif Mengurangi Kelembaban di Rumah

1. Pastikan Ventilasi Cukup

Bukalah jendela setiap pagi agar udara segar masuk dan udara lembab keluar. Ventilasi silang (cross ventilation) sangat efektif untuk menjaga sirkulasi udara.

2. Gunakan Exhaust Fan

Pasang exhaust fan di dapur dan kamar mandi untuk menghisap uap air yang muncul saat memasak atau mandi.

3. Manfaatkan Dehumidifier

Alat ini dirancang khusus untuk menyerap kelembaban udara. Cocok digunakan di ruangan tertutup atau yang minim ventilasi.

4. Hindari Menjemur Pakaian di Dalam Ruangan

Uap dari pakaian basah akan membuat udara semakin lembab. Usahakan menjemur di luar atau di area khusus dengan ventilasi baik.

5. Periksa dan Perbaiki Kebocoran

Cek bagian atap, pipa, dan dinding secara rutin. Segera perbaiki jika ada kebocoran agar air tidak masuk dan membuat dinding atau lantai lembab.

6. Gunakan Bahan Interior yang Tepat

Pilih cat anti jamur dan material bangunan yang tahan terhadap kelembaban. Ini bisa membantu mencegah tumbuhnya jamur di dinding.

7. Tambahkan Tanaman Penyerap Kelembaban

Beberapa tanaman seperti lidah mertua atau pakis boston bisa menyerap kelembaban sekaligus mempercantik ruangan.

Ciri-ciri Ruangan Terlalu Lembab

  • Bau apek yang tak hilang meskipun sudah dibersihkan
  • Tembok terasa basah atau muncul bercak jamur
  • Barang-barang kayu cepat lapuk atau berjamur
  • Udara terasa pengap meskipun cuaca sedang sejuk

Kesimpulan

Mengatasi ruangan lembab tidak harus sulit. Dengan menjaga sirkulasi udara, menghindari kebiasaan yang memicu kelembaban, dan menggunakan peralatan yang tepat, Anda bisa menciptakan ruangan yang lebih sehat dan nyaman. Rumah yang kering dan bersih tidak hanya enak ditempati, tapi juga lebih tahan lama dan bebas dari jamur atau kerusakan akibat air.

Bersama KAWISTA kami siap bantu Anda membangun masa depan, hubungi kami hari ini !

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
× Chat Now