Tembok retak bisa muncul di rumah baru maupun lama. Masalah ini tidak hanya mengganggu tampilan, tapi juga bisa jadi tanda ada masalah serius pada struktur bangunan. Artikel ini akan membahas penyebab, jenis, dan cara mengatasi tembok retak agar rumah tetap aman dan nyaman.
Sebelum memperbaiki, penting untuk tahu apa penyebabnya. Beberapa faktor umum penyebab tembok retak antara lain:
Tanah yang tidak stabil atau mengalami penurunan bisa menyebabkan tembok retak, terutama pada bangunan yang pondasinya kurang kuat.
Material bangunan yang kurang baik, seperti campuran semen yang tidak sesuai, bisa membuat tembok mudah retak.
Perubahan suhu dan kelembapan menyebabkan tembok mengalami penyusutan atau pemuaian, yang bisa memunculkan retakan kecil.
Tembok bisa retak jika menahan beban yang terlalu berat, terutama jika struktur bangunannya tidak dirancang untuk menanggung beban tersebut.
Baca Juga : 5 Tipe Rumah Yang Cocok Untuk Keluarga Baru
Mengetahui jenis retakan membantu menentukan penanganan yang tepat.
Retakan halus dan kecil yang biasanya muncul di permukaan plester. Ini tidak berbahaya dan bisa diatasi dengan dempul atau cat ulang.
Retakan miring dari sudut jendela atau pintu. Bisa jadi tanda pergerakan struktur atau pondasi yang bermasalah.
Retakan lurus ke atas atau menyamping yang perlu diperiksa lebih lanjut, karena bisa menandakan tekanan berlebih pada struktur bangunan.
Setiap jenis retakan membutuhkan penanganan yang berbeda. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan:
Gunakan sikat kawat atau amplas untuk membersihkan bagian yang retak agar bahan perbaikan bisa menempel sempurna.
Untuk retak kecil, cukup gunakan plester tembok atau dempul elastis yang tahan terhadap perubahan cuaca.
Untuk retakan lebih besar, isi bagian dalamnya dengan mortar atau campuran semen dan pasir yang kuat.
Jika area yang retak cukup luas, bisa dipasang jaring serat (fiberglass mesh) sebelum plesteran ulang agar lebih kuat dan tahan lama.
Setelah perbaikan, gunakan cat yang elastis dan tahan retak agar tembok terlindungi lebih lama.
Jika tembok retak terus bertambah besar atau muncul di banyak tempat secara bersamaan, sebaiknya hubungi kontraktor atau ahli struktur. Ini bisa jadi tanda ada kerusakan serius pada bangunan yang butuh penanganan profesional.
Tembok retak memang tampak sepele, tapi bisa jadi petunjuk adanya masalah pada struktur bangunan. Dengan mengetahui penyebab dan jenis retakan, kamu bisa mengambil tindakan yang tepat. Untuk kerusakan ringan, kamu bisa memperbaikinya sendiri. Namun jika kerusakan cukup serius, jangan ragu untuk menggunakan jasa konstruksi profesional KAWISTA agar rumah tetap aman dan tahan lama.
631 Springvale Rd,
Mulgrave 3170
Mon – Fri by appointment only
Mon – Sat by appointment only
Sun 10am – 4pm
Copyright © 2025 Livizzi | Developed by Gleamore.id